Kopi Arabika Marancar

Kopi Arabika baru 5 tahun kebelakang di Marancar dan sekarang berkembang pesat ini dibuktikan banyaknya masyarakat yang menanam Kopi Arabika,  ditengah pesatnya perkembangan pariwisata dan demam kopi Arabika di Marancar tepatnya desa Aek Sabaon, petani – petani kopi tangguh yang sudah menerapkan pola – pola pertanian kopi yang berkelanjutan. Kebun Kopi yang berada pada ketingian 800-986 Mdpl Kurang lebih 68 hektare kebun kopi masyarakat Marancar di 11 desa 1 kelurahan. Ada 12 hektare kebun kopi yang betul produktif dan bernilai ekonomis, secara umum di Marancar kopi Arabika nya varietas Ateng Super dan Timtim. Berbekal kemauan yang tinggi dan beberapa kali mendapat pelatihan tentang budidaya kopi yang berkelanjutan dari LSM dan Pemda Tapsel kedua petani menjadi inspirasi di desa mereka, mereka berdua kerap dimintai nasehat terkait budidaya kopi. Kopi Arabika yang mempunya karakter dan cerita unik serta aroma khas Sumatera.